Cara Configurasi Static Routing Pada Cisco Packet Tracer
Kali ini saya akan memposting tentang Konfigurasi Routing Static di Cisco Paket Tracer.
Sebelum ke langkah-langkahnya, saya akn menjelaskan sedikit tentang apa itu Routing static dan juga apa itu Cisco Packet tracer?
Apa itu Routing Static ?
Routing artinya yaitu menghubungkan, jadi disini adalah untuk menghubungkan jaringan (network) yang berbeda segmen/network, supaya jaringan tersebut dapat saling terhubung.
Static artinya dilakukan secara manual, jadi dapat disimpulkan bahwa Routing Static adalah metode routing yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang berbeda segmen/network secara manual.
Inti dari pembahasan ini menurut saya yaitu mau kemana? dan lewat mana?, Seperti itu sob 😁
Sebenernya, routing itu ada dua(2) metode loh sob, yang pertama dengan metode secara static dan yang kedua yaitu secara dynamic. Perbedaannya, kalo static kan manual, nah kalo dynamic dilakukan secara otomatis. Tetapi, sebenernya metode routing dynamic juga tidak begitu otomatis sob, soalnya tetap ada konfigurasinya juga. Untuk routing dynamic ini terdapat beberapa jenis loh sob, jadi nantikan saja artikel yang membahas routing dynamic diartikel berikutnya ya ..hhee.
Oke langsung kita mulai saja ya cara configurasi static routing /27. CEKIDOT
Apa itu Routing Static ?
Routing artinya yaitu menghubungkan, jadi disini adalah untuk menghubungkan jaringan (network) yang berbeda segmen/network, supaya jaringan tersebut dapat saling terhubung.
Static artinya dilakukan secara manual, jadi dapat disimpulkan bahwa Routing Static adalah metode routing yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang berbeda segmen/network secara manual.
Inti dari pembahasan ini menurut saya yaitu mau kemana? dan lewat mana?, Seperti itu sob 😁
Sebenernya, routing itu ada dua(2) metode loh sob, yang pertama dengan metode secara static dan yang kedua yaitu secara dynamic. Perbedaannya, kalo static kan manual, nah kalo dynamic dilakukan secara otomatis. Tetapi, sebenernya metode routing dynamic juga tidak begitu otomatis sob, soalnya tetap ada konfigurasinya juga. Untuk routing dynamic ini terdapat beberapa jenis loh sob, jadi nantikan saja artikel yang membahas routing dynamic diartikel berikutnya ya ..hhee.
Oke langsung kita mulai saja ya cara configurasi static routing /27. CEKIDOT
Berikut adalah tabel IP /27
IP NET
|
IP AWAL
|
IP AKHIR
|
Broad Cast
|
|
Subnet A
|
192.168.4.0
|
192.168.4.1
|
192.168.4.30
|
192.168.4.31
|
Subnet B
|
192.168.4.32
|
192.168.4.33
|
192.168.4.62
|
192.168.4.63
|
Subnet C
|
192.168.4.64
|
192.168.4.65
|
192.168.4.94
|
192.168.4.95
|
Subnet D
|
192.168.4.96
|
192.168.4.97
|
192.168.4.126
|
192.168.4.127
|
Subnet E
|
192.168.4.128
|
192.168.4.129
|
192.168.4.158
|
192.168.4.159
|
Subnet F
|
192.168.4.160
|
192.168.4.161
|
192.168.4.190
|
192.168.4.191
|
Subnet G
|
192.168.4.192
|
192.168.4.193
|
192.168.4.222
|
192.168.4.223
|
Subnet H
|
192.168.4.224
|
192.168.4.225
|
192.168.4.253
|
192.168.4.254
|
Table 1 List Subnet
Itu tadi adalah tabel subnetnya dan adapun cara
setting router static menggunakan IP /27 sebagai berikut.
Pertama, adalah settingan router 0
Gambar 1 Router 0(setting serial)
Isi router 0 (Fa0) dengan ip 192.168.4.1 karena ip
networknya adalah 192.168.4.0
Dan isi subnet masknya yaitu 255.255.255.224 karena
itu adalah subnet mask /27
Gambar 2 router 0(setting fa0/1)
Isi router 0 (Fa0/1) dengan ip 192.168.4.161 karena ip
networknya adalah 192.168.4.160
Dan isi subnet masknya yaitu 255.255.255.224 karena
itu adalah subnet mask /27
Gambar 3 router 0(setting serial0/1/0)
Isi router 0 (Serial 0/1/0) dengan ip 192.168.4.33 karena ip networknya 192.168.4.32
Dan isi subnet masknya yaitu 255.255.255.224 karena
itu adalah subnet mask /27
Gambar 4 PC 3(setting serial 0/1/0)
Isi PC 3 dengan IP 192.168.4.162 sesuai dengan gambar
Isi subnet masknya 255.255.255.224
Isi default gateway dengan IP Router yang tersambung
dengan PC 3 yaitu Router 0 dan IP nya adalah
192.168.4.161
Gambar 5 PC 0(setting static PC0)
Isi IP PC 0 dengan 192.168.4.2
Isi subnetmask dengan 255.255.255.224
Isi default gateway dengan IP 192.168.4.1
Gambar 6 Router 1(setting IP Fa0/0)
Isi IP di Fa0/0 dengan 192.168.4.65 dan subnetmask
255.255.255.224
Gambar 7 Router 1(setting Fa0/1)
Isi IP 192.168.4.193 dan Subnetmask 255.255.255.224
Gambar 8 Router 1(setting serial 0/1/0)
Isi Serial 0/1/0 dengan IP 192.168.4.97 dan Subnetmask
255.255.255.224
Gambar 9 Router 1(setting serial 0/1/1)
Isi IP Serial 0/1/1 dengan IP 192.168.4.34 dan
Subnetmask 255.255.255.224
Gambar 10 PC 1(setting ip static PC1)
Isi IP PC 1 dengan IP 192.168.4.66
Isi Subnetmask 255.255.255.224
Isi IP gateway 192.168.4.65
Gambar 11 PC 4(setting static PC4)
Isi IP PC 4 dengan IP 192.168.4.194
Isi Subnetmask dengan 255.255.255.224
Isi Default Gateway dengan IP 192.168.4.193
Gambar 12 Router 2(setting Fa 0/0)
Isi Fa 0/1 dengan IP 192.168.4.129
Isi Subnetmask 255.255.255.224
Gambar 13 Router 2(setting Fa0/1)
Isi IP Router 2 Fa0/1 dengan IP 192.168.4.225
Isi Subnetmask 255.255.255.224
Gambar 14 Router 2(setting serial0/1/1)
Isi IP Serial 0/1/1 192.168.4.98
Isi Subnetmask 255.255.255.224
Gambar 15 PC 3(setting IP static PC3)
Isi IP PC 3 dengan IP 192.168.4.130
Isi Subnetmask 255.255.255.224
Isi Default Gateway dengan IP 192.168.4.129
Gambar 16 PC 5(setting IP static PC5)
Isi IP PC 5 dengan IP 192.168.4.226
Isi Subnetmask dengan 255.255.255.224
Isi Default Gateway 192.168.4.225
Nah itu tadi adalah konfigurasi awal dari pelabelan IP
sekarang kita akan atur pengaturan static di masing – masing router yaitu
sebagai berikut:
Gambar 17 Router 0(setting static Routing)
Buka Router 0 lalu klik config, lalu atur Network
dengan IP Network tujuan misal 192.168.4.224
Lalu isi Mask nya dengan 255.255.255.224
Isi Next Hop dengan IP pintu gerbang, misal jika kita
hendak ingin mengirim pesan ke IP network 192.168.4.224 nah kita cari router
lawan terdekat, yaitu router 1 yg IP nya 192.168.4.34. Nah, maka IP
192.168.4.34 kita masukkan ke kolom Next Hop itu
Gambar 18 Router 1(setting static Routing)
Buka
Router 1 lalu klik config, lalu atur Network dengan IP Network tujuan misal
192.168.4.0 Lalu isi Mask nya dengan 255.255.255.224
Isi Next Hop dengan IP pintu gerbang, misal jika kita
hendak ingin mengirim pesan ke IP network 192.168.4.0 nah kita cari router
lawan terdekat, yaitu router 2 yg IP nya 192.168.4.98. Nah, maka IP
192.168.4.98 kita masukkan ke kolom Next Hop itu
Nah itu tadi cara configurasi Static Routing,
NB: IP yang perlu dimasukkan di kolom next hop adalah
IP dari Router terdekat.Sedangan kolom IP network adalah IP Networok dari
aliran Jaringan itu.
Dan Seperti Gambar Diataslah Hasil Akhirnya (Contoh Hasil 10 Router)
Sekian Tutorial Configurasi Static Routing dari saya,
bila ada segala kekurangan saya mohon maaf sebesar-besarnya.
Semoga Tutorial ini membantu Aamiin.
Jika ingin mendownload file CISCO saya bisa klik link disini untuk yang 10 Router
Jika ingin mendownload file CISCO saya yang 3 router static seperti yang ada dipembahasan diatas bisa klik disini
Dan Jika anda belum jelas dengan pembahasan diatas, bisa klik disini untuk melihat video pembahasan yang lebih detail lagi dari saya :)


















0 Response to "Cara Configurasi Static Routing Pada Cisco Packet Tracer"
Post a Comment